Perbedaan HRM, HRD, Personalia dan Compliance

Dunia kerja yang melibatkan interaksi manusia akan memerlukan bagian atau bidang yang mengurusi segala hal tentang sumber daya manusianya. Berikut beberapa penamaan bagian sumber daya manusia yang ada di perusahaan:

Ilustrasi by Pexel



Human Resource Management (HRM)

Segala bentuk manajemen mengenai sumber daya manusia adalah cakupan dari HRM. HRM merupakan payung besar dalam pembuatan sistem efisiensi sumber daya manusia (SDM) dalam  industri. HRM bersifat berkembang mengikuti perkembangan zaman dan peraturan yang berlaku. Secara sederhana, HRM berbicara tentang sistem SDM. HRM mencakup serangkaian kebijakan, praktik, dan prosedur yang dirancang untuk mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia agar sesuai dengan tujuan dan strategi organisasi. HRM bukan hanya tentang administrasi personal, tetapi juga tentang memandang karyawan sebagai aset yang strategis yang dapat berkontribusi pada keberhasilan organisasi. Dalam konteks global dan dinamis, HRM memainkan peran kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung inovasi, pertumbuhan, dan keberlanjutan jangka panjang.

Human Resource Development (HRD)
Dari HRM salah satu cabangnya adalah HRD. Dalam definisi menurut bahasa Human Resource Development diartikan sebagai Pengembangan Sumber Daya Manusia. HRD memiliki fokus untuk mengasah pengetahuan, keahlian, kemampuan yang digunakan secara aktif dalam industri.
Pengembangan sendiri terbagi menjadi tiga:
1. Pengembangan organisasi (Organisation Development)
2. Pengembangan pelatihan (Training Development)
3. Pengembangan pembelajaran (Learning Development)

HRD bukan hanya terkait dengan pengembangan individu tetapi juga fokus pada perkembangan organisasi secara keseluruhan. Pendekatan HRD membantu organisasi untuk tetap kompetitif, responsif terhadap perubahan, dan mendorong inovasi melalui investasi dalam pengembangan sumber daya manusia.

Personalia
Sub bab lain dari HRM adalah personalia. Personalia merupakan semua kegiatan yang dilakukan dalam manajemen SDM dari mulai perekrutan hingga retensi, penempatan, hingga hal yang berkaitan dengan administrasi. Fungsi personalia memiliki peran yang krusial dalam mendukung keberhasilan organisasi dengan memastikan bahwa sumber daya manusia dikelola dengan efektif dan efisien, dan bahwa hubungan antara organisasi dan karyawan tetap positif dan berkelanjutan.

Compliance
Secara bahasa Compliance berarti kepatuhan atau tunduk. Dalam hal industri atau mengerucut pada bab SDM, compliance erat kaitannya dengan aturan yang berlaku pada perusahaan, perundang-undangan maupun perjanjian yang telah disepakati dalam kontrak kerja.

Untuk sub bab compliance apabila terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh SDM maka compliance juga memiliki konsekuensi yang telah diatur untuk dijalankan. Tingkat konsekuensi juga di sesuaikan dengan pelanggaran dan dampak yang terjadi.

Untuk kesimpulan, secara sederhana HRM dapat dipahami sebagai sistem yang mengatur tentang SDM, HRD fokus pada pengembangan,  personalia adalah kegiatan yang dijalankan dari hulu ke hilir SDM. Dan Compliance adalah bagian penegakan aturan yang berlaku di industri. Dengan mengetahui perbedaan ini diharapkan kita mampu merujuk ke bagian yang tepat sesuai tujuan. 

Posting Komentar

0 Komentar