Berbeda dengan wawancara atau penilaian untuk rekrutmen. Penilaian promosi atau kenaikan jabatan memiliki struktur pertanyaan assessment yang lebih mendalam bahkan beberapa pertanyaan bisa saja menjebak jika tidak dipahami dengan baik. Karena seringkali promosi diartikan seseorang tersebut akan diberikan tanggung jawab yang lebih besar, bahkan berkemungkinan akan memimpin beberapa staf yang lain. Selain track record, dalam ranah Career Development faktor penilaian promosi memiliki beberapa aspek mendasar yaitu:
1. Kepemimpinan (Leadership)
Dalam hal Kepemimpinan, kandidat promosi akan ditanyai tentang bagaimana cara ia merangkul, mengelola, memotivasi, dan memberi perlakuan ke anggota timnya. Tipe Kepemimpinan harus disesuaikan dengan keperluan bagian. Dan pemimpin yang baik memiliki mental yang cukup kuat dalam menghadapi konflik internal dan yang sering dinilai adalah bagaimana kandidat mampu bertanggung jawab atas timnya dan bagaimana ia mampu mendorong timnya merasa bertanggung jawab atas pekerjaannya.
Contoh pertanyaan:
"Bagaimana cara anda memotivasi orang-orang di tim anda yang memiliki karakter dan latar belakang yang berbeda?"
2. Kemampuan Komunikasi (Communication Skill)
Keahlian komunikasi adalah hal yang harus dikuasai saat kita akan diberikan tugas baru. Cara kandidat menyampaikan jawaban, cara ia mendengar dan menyimpulkan adalah bobot penting dalam kenaikan jabatan. Karenda kemudian hari komunikasi yang harus dikuasai adalah pemahaman yang tepat dalam menerima arahan dari atasan dan memberikan instruksi yang akurat bagi tim yang dinaunginya.
Contoh pertanyaan:
"Seperti apa cara anda menyampaikan instruksi ke tim?
"Apa yang akan anda sampaikan ke tim yang melewati tenggat waktu penyelesaian tugas?
3. Penyelesaian Masalah (Problem Solving)
Sebagai pekerja, selalu ada tantangan maupun permasalahan yang akan dihadapi. Penting bagi kandidat untuk menguasai permasalahan yang ada dibidangnya sebelum penilaian promosi. Karena pertanyaan problem solving seringkali menggunakan metode studi kasus dan yang memiliki jawaban yang paling komprehensif bahkan bisa menjadikan masalah sebagai peluang baru adalah bobot yang tinggi dalam penilaian.
Kenaikan jabatan yang disertai tanggungjawab baru sebagai kepala tim seringkali harus berpikir taktis dan siap dengan segala konsekuensi dari pilihannya harus diperhitungkan namun seringkali harus dalam waktu yang cepat. Seringkali penilaian decision making beriringan dengan problem solving dengan pertanyaan dan studi kasus yang harus dijawab dengan komprehensif.
Contoh pertanyaan:
"Bagaimana anda mampu mengubah masalah menjadi hal yang positif ataupun peluang baru bagi tim anda?"
Tingkat kepercayaan diri turut diukur dalam sesi kelayakan promosi. Karena kandidat harus memberikan nilai tambah (value) pada tanggung jawab barunya bahkan ke orang sekitarnya. Kenaikan tanpa jabatan tanpa kepercayaan diri akan membuat hal hal yang lain dapat memiliki kendala. Misalnya jika ada anggota tim yang lebih percaya diri maka kandidat dapat merasa tertekan dalam memberikan instruksi ataupun keputusan.
Contoh pertanyaan:
"Apa visi misi anda dalam menjalani kehidupan?"
"Dan bagaimana korelasinya dengan pekerjaan anda?"
Coba sebutkan 3 hal yang anda sukai dari diri anda dalam menjalankan pekerjaan ini!"
Cara seseorang menyelesaikan tugasnya seringkali memiliki karakter yang berbeda beda. Dalam proses ada orang yang suka learning by doing atau memahami keseluruhan alur terlebih dahulu. Demikian pula dalam hasil, ada yang tidak mementingkan rinci namun ada pula yang
Contoh pertanyaan:
"Bagaimana cara anda m
"Apakah anda memiliki sistem untuk mengawasi, meninjau atau menilai kinerja tim anda?"
Kandidat yang diberikan kesempatan untuk mengikuti penilaian promosi biasanya sudah memiliki poin positif yang menyebabkan ia direkomendasikan. Namun, para kandidat akan diperdalam lagi agar menyisakan kandidat terbaik. Maka dengan komponen ini diharapkan yang terbaik akan dinilai secara objektif.

0 Komentar