Pernahkah anda merasa sudah menjawab pertanyaan wawancara kerja dengan baik, memiiki latar belakang pendidikan yang sesuai, dan memiliki kemampuan yang memenuhi kualifikasi namun masih saja ditolak oleh HR?
mungkin ada komponen penting yang bisa saja anda lewatkan.
Berikut beberapa komponen penilaian HR yang bisa membuat nilai wawancara anda meningkat atau bahkan merosot tajam
Persiapan
1. Jam Kehadiran
Anda telah memperkenalkan diri dan sudah mulai dinilai semenjak berkas anda masuk ke tim HR. Lolosnya seleksi berkas, artinya anda akan dinilai dengan porsi lebih lanjut dalam wawancara. Waktu kedatangan anda dengan jadwal yang telah diberikan tim HR adalah poin pertama yang dapat HR nilai. Dengan datang terlambat, poin anda bisa saja sudah berkurang bahkan sebelum anda menjawab satu pun pertanyaan wawancara.
2. Kerapian dan Kebersihan Penampilan
Ada pepatah yang mengatakan penampilan bukanlah hal utama namun yang dilihat pertama. Demikian pula dalam wawancara. Gunakanlah pakaian yang baik, rapi, bersih dan sangat direkomendasikan anda membawa perfume agar aroma pakaian anda tetap terjaga. Bagi laki laki juga wajib memeriksa rambut, jenggot dan jambang agar rapi.
Bagi wanita, patut diperhatikan juga make up yang digunakan. Tidak perlu menor paling minimal jangan sampai anda terlihat pucat. Karena penampilan yang kuyu, berantakan dan berbau tidak sedap bisa jadi penyebab tim rekruter tidak betah menyanyai anda lebih lanjut dan anda bisa dinilai sebagai kandidat yang belum mampu menjaga penampilan.
3. Penguasaan pengetahuan dalam segi industri dan perusahaan
Pertanyaan yang ditanyakan oleh tim HR kadang dimulai dari hal umum kemudian mulai masuk ke kriteria jawaban yang spesifik. Akan menjadi tambahan poin yang baik jika semua jawaban anda kaitkan dengan informasi yang anda ketahui tentang perusahaan tersebut.
4. Kepercayaan diri
Nervous atau rasa cemas dapat mengganggu keseluruhan wawancara anda. Milikilah persiapan yang matang hingga rasa cemas anda dapat diminimalisir. Artikulasi menjawab pertanyaan dan ketenangan dapat memberikan aura positif selama wawancara berlangsung. Dan anda dapat menjadi kandidat yang diingat dengan kesan yang baik.
5. Memiliki jejak etos kerja yang baik
Jika anda sedang bekerja dan berpikir untuk berpindah ke pekerjaan baru karena satu dan lain hal. Tetaplah menjadi baik walapun anda akan segera resign dari tempat tersebut. Karena bisa didapati HR baru akan menanyakan rekam jejak anda ditempat kerja yang lama bahkan bisa seperti seorang intel yang diam-diam datang sebagai konsumen lantas memperhatikan kinerja anda dari sudut.
Dalam kehidupan bersosial media, pastikan postingan anda juga tidak memuat hal-hal negatif. Karena dimasa kini semakin mudah HR melihat karakter calon kandidatnya dengan juga mengakses sosial media pribadi anda. Hindari keluh kesah ditempat kerja dalam sosial media, karena lagi-lagi anda bisa dianggap pegawai yang suka berkoar-koar tentang suatu keburukan oranglain bahkan instansi.
Demikian hal-hal yang perlu anda perhatikan sebelum melamar pekerjaan. Anda sebenarnya juga bisa melihat atau mempelajari rubrik penilaian HR yang sebenarnya sudah banyak beredar sebagai contoh komponen penilaian yang bisa saja juga diberlakukan untuk anda.
Sesi Pertanyaan
Berikut beberapa pertanyaan mendasar yang seringkali dilontarkan oleh tim HR dan tips dalam menjawab pertanyaannya secara tepat:
1. "Silahkan perkenalkan diri anda!"
Untuk pertanyaan yang sudah pasti akan ditanyakan, ada baiknya anda sudah memiliki jawaban template yang benar. Perkenalan diri diawal bisa diartikan untuk memperkenalkan latar belakang diri secara singkat, jelas dan secara umum. Digaris bawahi "secara singkat dan jelas" karena bisa jadi kandidat terlalu bersemangat menceritakan dirinya hingga memakan waktu dan harus dipotong durasi. Dan ada juga yang terlalu singkat dalam perkenalan hingga masih perlu ditanyakan berulang-ulang tentang dirinya.
Maka ada baiknya anda fokus dengan poin-poin ini:
• Perkenalkan diri secara singkat (nama, aktifitas atau kesibukan terakhir, pendidikan terakhir..)
• Alamat tinggal
• Sumber info untuk lowongan kerja yang sedang dituju
2. "Apa anda motivasi bergabung ke industri ini?"
Motivasi bergabungnya ke suatu industri akan jauh lebih dalam jika disertai dengan tujuan yang selaran dengan perusahaan atau tempat industri anda bergabung. Ada baiknya anda sudah mempelajari seluk beluk perusahaan yang paling minimal anda telah mengetahui visi misi perusahaan. Hindari jawaban yang terkesan transaksional saja contoh:
"saya memerlukan pekerjaan untuk menghidupi keluarga saya"
jawaban tersebut tentu benar, namun itu adalah keperluan dasar dari setiap pekerja. Maka buatlah nilai tambah baru dari jawaban anda. Misalnya saja anda melamar menjadi tim marketing, motivasi yang bisa paparkan adalah agar bisa memperkenalkan produk lebih luas karena masih ada orang-orang yang memerlukan kegunaan produk tersebut namun informasinya belum menjangkau mereka. Dalam hal ini, anda juga bisa mempelajari produk tersebut agar product knowledge anda tidak 0 dan seolah anda benar benar tertarik dengan visi misi perusahaan berikut dengan produk yang mereka tawarkan.
3. "Apa kekuatan yang anda miliki?"
Pertanyaan ini tidak boleh dijawab dengan narsis yang berlebihan. Namun ini kesempatan untuk menonjolkan hal yang anda kuasai dengan sangat baik. Contohnya anda memiliki keahlian copywriting yang baik, anda dapat menyatakannya disertai bukti karya atau penghargaan yang mungkin pernah anda terima dalam keahlian tersebut. Kekuatan yang disampaikan akan lebih baik yang berkaitan dengan pekerjaan yang sedang dilamar.
4. "Apa kelemahan anda?"
Berhati-hatilah dalam menjawab pertanyaan yang bisa menyatakan kekurangan anda. Jawaban terbaik untuk pertanyaan mengenai kelemahan adalah tetap dengan menyatakan karakter positif anda secara tersirat.
Contoh: "saya orang yang sangat pemilih, dalam memberikan pendapat mungkin saya akan memakan waktu lebih panjang karena saya tidak ingin menyesal dalam pilihan saya sendiri"
Dalam konteks tafsiran, anda tetap memiliki nilai positif karena anda adalah orang yang berhati-hati dan akan memikirkan pekerjaan anda dengan matang.
5. "Bagaimana pengalaman anda di tempat sebelumnya?"
Khusus yang pernah bekerja di tempat yang lama, jangan pernah sekalipun membeberkan keburukan atasan, sistem ataupun segala hal negatif lainnya tentang perusahaan tempat anda bekerja sebelumnya. Karena anda tidak pernah tau jika antar perusahaan bisa saja memiliki jejaring mitra atau pun komunitas yang sama. Sekali anda menyatakan hal buruk tentang perusahaan lama, anda akan dicap bisa melakukan hal yang sama jika diterima bekerja di tempat tersebut dan menerima pengalaman yang buruk.
Cara menjawab terbaik dari pertanyaan ini adalah dengan menceritakan proyek yang pernah anda kerjakan dengan baik, karya yang anda tinggalkan untuk perusahaan sebelumnya. Atau bisa dengan sederhana anda ceritakan job desk yang anda kerjakan secara rutin dan anda kuasai di tempat sebelumnya.
6. Apa alasan kami harus memilih anda?
Diperlukan kepercayaan diri yang baik disertai pengetahuan anda tentang pekerjaan yang dilamar dan informasi tentang perusahaan. Karena pertanyaan ini juga memberikan kesempatan kepada anda untuk menyatakan value pembeda antara anda dan kandidat yang lain.
Nyatakanlah dengan jelas bahwa anda merupakan pilihan terbaik bahkan jika anda cukup percaya diri dapat menjawab
"Silahkan terima saya, dan anda boleh pantau kinerja saya selama 3 bulan. Jika anda tidak cukup yakin, anda boleh memberikan penilaian buruk dan tidak melanjutkan kontrak saya."
Demikian tips dan trik cara menjawab pertanyaan dasar dalam wawancara kerja. Semoga persiapan anda lebih matang dengan mampu mempersiapkan jawaban yang tepat sebelum ditanyai pertanyaan diatas.
0 Komentar